Minggu, Juli 10, 2022

666 ㅡ Bergegaslah figur mungil menuju destinasi.

Bergegaslah figur mungil dibawa bergerak menuju destinasi. Rumah kaca sudah menanti kehadiran sang bintang yang hari ini tampak cukup berbeda. Senyuman sumringah menghiasi rupa sambil sepasang netra berpendar ke segala arah; bermaksud menyapa tiap-tiap kembang yang bertemu pandang dengan manik kembar sewarna danau kelam kepunyaan Senjakala Merindu.

Salam hangat,
Senjakala.

Sabtu, Juli 09, 2022

665 ㅡ Sudah kuasai sebuah kelebihan kecil.

Hari terakhir bercocok tanam menjadi hari yang paling menyenangkan bagi Senjakala Merindu. Entahlah apabila di masa mendatang ia akan merindukan aktivitas menenangkan ini atau tidak. Namun, satu hal yang pasti—Senjakala sudah kuasai sebuah kelebihan kecil. Kelak ia yakin mampu berbangga hati mengatakan kepada kakaknya, Surinala Melati, bahwasanya ia berhasil sabar menanam kembang.

Salam hangat,
Senjakala.

Jumat, Juli 08, 2022

664 ㅡ Seakan sedang memeluk seseorang.

Menghela napas perlahan-lahan, "Aku rindu ayahku." Apabila biasanya Senjakala akan melipat surat pertanyaan, kali ini sang juita memilih untuk mendekap secarik kertas tersebut seakan sedang memeluk seseorang.

Salam hangat,
Senjakala.

Kamis, Juli 07, 2022

663 ㅡ Ya seperti sangat aman dan nyaman.

"Mhm," berdeham sejemang guna merangkai jawaban dalam benak terlebih dahulu. "Aku tidak akan melupakan betapa hangatnya tangan mendiang ayahku ketika beliau menggenggam tanganku. Jikalau ditanya seperti apa rasanya; ya seperti sangat aman dan nyaman, seolah-olah Ayah tidak akan melepasku sampai kapan pun," kata Senjakala dengan teramat lugas.

Salam hangat,
Senjakala.

Rabu, Juli 06, 2022

662 ㅡ Tidak, aku tidak apa-apa.

"Tidak," dan menolak Senjakala menerima kalau hati mendadak sedih dibuat untaian kta yang barusan dibaca. "Aku tidak apa-apa," lantas terucap sebagai pengingat.

Salam hangat,
Senjakala.

Selasa, Juli 05, 2022

661 ㅡ Nyaris betul bulir air membasahi kelopak mata.

Biasanya Senjakala Merindu akan menjadi teramat murka dengan tanda tanya yang kerap muncul di kepala, pula di surat dalam genggaman. Namun, kali ini justru sebaliknya. Nyaris betul bulir air membasahi tirai kelopak mata; pertanda sang empunya netra sedang dirundung gelisah yang membabi buta.

Salam hangat,
Senjakala.

Senin, Juli 04, 2022

660 ㅡ Sepucuk surat berisi tanya atau titah.

Lekaslah sepasang ain terbuka sempurna kala sepucuk surat berisi tanya atau titah usai berada dalam genggaman. Mengangguk pelan-pelan dalam usaha merespons serebrum yang bekerja dengan giat.

Salam hangat,
Senjakala.

Minggu, Juli 03, 2022

659 ㅡ Terlahir untuk memberi sentuhan pada kembang.

Maka dari itu, dalam hitungan detik saja, kedua tangan cekatan milik Senjakala Merindu usai melakukan tugasnya. Menaruh bibit hingga menyirami tanah gembur dengan air; semua dikerjakan dalam sekali gerakan seolah-olah sang juita memang terlahir untuk memberi sentuhan-sentuhan kecil pada kembang-kembang yang ada.

Salam hangat,
Senjakala.

Sabtu, Juli 02, 2022

658 ㅡ Agaknya cuaca hari ini sedang tak beres.

Tiada rasa sebal di dada, sebab Senjakala Merindu berencana langsung menanam kembang dan berakhir menjawab pertanyaan tanpa menunggu lama-lama. Agaknya cuaca hari ini sedang tak beres, sehingga malas betul apabila harus membuang waktu yang bisa digunakan untuk istirahat demi bercocok tanam di rumah kaca.

Salam hangat,
Senjakala.

Jumat, Juli 01, 2022

657 ㅡ Bangga dengan diriku yang pantang menyerah.

Malas menerangkan, maka akhir kata Senjakala Merindu menambahkan, "Aku bangga dengan diriku yang pantang menyerah."

Salam hangat,
Senjakala.