Sabtu, September 18, 2021

371 ㅡ Secuil demi secuil.

Secuil demi secuil, memoar berisikan madah merdu teruntuk pemeran utama disiarkan di hadapan khalayak. Ini ihwal wujudkan mimpi-mimpi bijaksana yang berakhir nyata, debaran jantung yang berpacu dalam melodi, hingga putri yang acakadut singgasananya.

Salam hangat,
Senjakala.

Jumat, September 17, 2021

370 ㅡ Terjebak apik dalam istana berkedok keluarga.

Terjebak apik dalam istana berkedok keluarga. Terbengkalai sudah hasrat hendak berkelana. Tiada pernah diberi ampun laksana wayang malang milik pujangga semesta. Sejatinya hingga kini pun sukma belum mampu ketahui napas ini kepunyaan siapa.

Salam hangat,
Senjakala.

Kamis, September 16, 2021

369 ㅡ Kepada, Senjakala.

Kepada, Senjakala.

Jadilah corak pelangi pada permadani putih. Bersoraklah hati yang tidak pernah pamrih. Ingatlah senantiasa, perang dingin dengan semesta sudah berakhir. Terberkatilah fajar abadi yang berbahagia bagai air mengalir.

Salam hangat,
Senjakala.

Rabu, September 15, 2021

368 ㅡ Dari balik kilauan istana.

Dari balik kilauan istana: Selamat, Senjakala. Angkatlah cawan anggur merah pekatmu yang penuh muatan candu kalbu kelabu. Cicip dan nikmati gincu barumu.

Salam hangat,
Senjakala.

Selasa, September 14, 2021

367 ㅡ Bersoraklah, wahai alam semesta dan seluruh isinya.

Bersoraklah, wahai alam semesta dan seluruh isinya. Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya telah tiba. Lihat dan cermati pesta pora kebodohan mereka.

Salam hangat,
Senjakala.

Senin, September 13, 2021

366 ㅡ Berpinta satu.

Berpinta satu. Jangan ekspektasi, cuma ranah seorang pujangga tumpah ruahkan segenap ekspresi. Manakala jadi bahasan, seutuhnya sadarlah ini tidak lebih dari sekadar cuap-cuap ihwal konspirasi alam semesta dari kacamata empat pahlawan kesiangan.

Salam hangat,
Senjakala.

Minggu, September 12, 2021

365 ㅡ Siluet para kukila jengkel-jengkel cinta dalam memoar kekal mulia.

Dengan terurainya siluet para kukila jengkel-jengkel cinta dalam memoar kekal mulia, berikut pula dituturkan bahwasanya aksara di antara suka dan duka dalam manuskrip kawula muda dinyatakan sejati keabsahannya.

Salam hangat,
Senjakala.

Sabtu, September 11, 2021

364 ㅡ Bumikarang Sakta Purbarestu.

Ratapan sultan masa kini yang dituntut menurut kehendak kerajaan. Wajib tanggung jawab temukan garwa kendati biadab. Berupaya jadi merpati, hilang akal demi bebas dari jajahan elegi. Acapkali curi-curi waktu melagu sendu, BUMIKARANG SAKTA PURBARESTU.

Salam hangat,
Senjakala.

Jumat, September 10, 2021

363 ㅡ Rahayu Sewaruna Kemuning.

Kalakian kukila gereja bersenandung riang, titipkan salam teruntuk empunya roman jelita. Montase luruhnya kaum adam hingga terungku bawah mata kaki. Merayu dengan sopran sopan, paling pandai buat nyaman. Mendayu dalam hening, RAHAYU SEWARUNA KEMUNING.

Salam hangat,
Senjakala.

Kamis, September 09, 2021

362 ㅡ Nadir Gaung Wirasoetama.

Manifestasi mimpi imitasi berwujud kentara, bersambut personifikasi insan teramat sempurna. Birukan samudra, juga cakrawala. Kontraskan bentang hitam langit malam. Raja wahid yang gemar memorakporandakan kebun kembang hawa, NADIR GAUNG WIRASOETAMA.

Salam hangat,
Senjakala.