Senin, Juni 20, 2022

646 ㅡ Menyuarakan hati bangga pada evolusi pribadi.

Kuasa sekarang sudah lihai dalam melakukan aktivitas bercocok tanam. Hanya butuh sepersekian sekon saja bagi Senjakala Merindu untuk akhirnya selesai menanam kembang keempat. Esem terukir kecil di rupa mungil, menyuarakan hati yang bangga pada evolusi pribadi.

Salam hangat,
Senjakala.

Minggu, Juni 19, 2022

645 ㅡ Menyuruh diam jantung yang bergelora.

"Tenang," dan diusap dada untuk menyuruh diam jantung yang bergelora tanpa alasan. "Jangan berisik," lalu sisi pelipis kini diusap perlahan-lahan seolah-olah meminta pikiran untuk berhenti membuat gaduh barang sejemang.

Salam hangat,
Senjakala.

Sabtu, Juni 18, 2022

644 ㅡ Entahlah, masih menjadi rahasia semesta.

Bersimpuh di hadapan kembang keempat, nona bersurai cokelat susu tampak sungguh murung dengan raut muka mendung terpampang kentara di kanvas roman. Ada apa gerangan dengan suasana hati Senjakala hari ini? Entahlah, masih menjadi rahasia semesta yang belum mampu dipecahkan oleh siapa pun juga. 

Salam hangat,
Senjakala.

Jumat, Juni 17, 2022

643 ㅡ Segala-galanya terasa sia-sia belaka.

Segala-galanya terasa sia-sia belaka. Jikalau diperkenankan berucap kata jujur dari hati, Senjakala Merindu punya harapan untuk mampu maju selangkah lebih jauh demi mengenal diri sendiri sesudah menelinga akan ada misi mudah datang menghampiri. Namun, belum berhasil menemui akhir, sang ratna telah kelabakan bukan main.

Salam hangat,
Senjakala.

Kamis, Juni 16, 2022

642 ㅡ Helaan napas diloloskan cuma-cuma.

Lesu betul raga mungil kala bertandang kembali ke rumah kaca. Helaan napas diloloskan cuma-cuma, netra tak sama sekali memunculkan binar tiada tara.

Salam hangat,
Senjakala.

Rabu, Juni 15, 2022

641 ㅡ Malas, apalah gunanya merawat kembang?

Letih, entah sudah berapa kali kehendak ingin berhenti melakukan aktivitas menanam kembang ini mencapai titik tertinggi. Malas, apalah gunanya merawat kembang apabila batin sendiri menolak untuk berbagi kasih.

Salam hangat,
Senjakala.

Selasa, Juni 14, 2022

640 ㅡ Setiap dari kita berhak terbahak-bahak.

Siapa pun yang menelinga cuap-cuap Senjakala ihwal kehidupannya dipersilakan tertawa terpingkal-pingkal. Setiap dari kita berhak terbahak-bahak. Senjakala telah terbiasa menjadi lelucon untuk semesta, maka tertawalah.

Salam hangat,
Senjakala.

Senin, Juni 13, 2022

639 ㅡ Hasil menggembirakan untuk Surinala Melati.

Siapa sangka Senjakala Merindu mampu meluapkan kisah masa lalu yang tersimpan apik di samudra hati terdalam setenang ini? Barangkali rutinitas sang juita mengunjungi psikiater membuahkan hasil yang pastinya menggembirakan untuk Surinala Melati. Iya, Surinala Melati, juita teramat jelita yang tak lain dan tak bukan adalah keluarga satu-satunya bagi Senjakala Merindu, yakni saudari tersayang.

Salam hangat,
Senjakala.

Minggu, Juni 12, 2022

638 ㅡ Haha, hidupku lucu, 'kan?

"Suatu hari di pertengahan bulan April di tahun 2012, aku melihat ibuku bercinta dengan seorang rekan kerja mendiang ayahku," cerita Senjakala dalam sopran berdesibel rendah. "Setelah kejadian itu, aku bisu tujuh bulan. Semua terjadi begitu cepat, tetapi juga terasa lambat di waktu yang sama. Saat bulan November datang, tiba-tiba saja ibuku yang bekerja sebagai jaksa diturunkan dari jabatan. Aku lantas tidak lagi punya sosok ibu yang bisa aku banggakan karena ibuku kabur ke Singapura bersama seorang hakim yang adalah rekan kerja mendiang ayahku. Selingkuhan ibuku itu hakim. Bisa-bisanya mereka berzinah di depan mataku. Haha, hidupku lucu, 'kan?"

Salam hangat,
Senjakala.

Sabtu, Juni 11, 2022

637 ㅡ Tidak berapi-api, agak lain dari biasanya.

Awalnya enggan bercerita entah kepada siapa, tetapi pada akhirnya ia membuka suara juga. Ditarik napas dalam-dalam sebelum diembuskan perlahan-lahan. Sejemang termenung, tetapi sepersekian sekon kemudian Senjakala Merindu melantunkan sopran merdu. Tidak berapi-api, agak lain dari biasanya.

Salam hangat,
Senjakala.